Tinggalkan Komentar

memoar 25 Desember 2011


Mungkin beginilah perasaan Rasulullah dan para sahabat saat kalah dalam perang uhud. Dalam malam yang sunyi, dibawah langit yang cukup cerah malam ini, ikhwan-ikhwan mulai dibariskan di gelanggang dengan kondisi suara tertinggal 800-an suara…

Dimulai dengan sedikit taujih, perlahan para ikhwan mulai menitikkan air mata, tapi kita tetap harus keluar dari gelanggang dengan wajah yang tegap.

Pemberi taujih berkata, “setahun yang lalu, 2 tahun yang lalu, kita keluar dari gelanggang ini dengan takbir. Sekarang, apakah kalian berani meneriakkan takbir malam ini?”

Kamipun menjawab dengan agak berbisik, “berani!.”

Maka, malam ini gelanggang berhasil diguncangkan dengan takbir yang menyejarah…

jazakumullah khair atas kerja keras dan do’a antum sekalian….

kita semua telah menjadi pelaku sejarah dari dakwah kampus UGM. Tetap tersenyum, esok hari kita akan menyambut era baru dakwah kampus UGM.
ALLAHU AKBAR!!!!!

ujung-malam

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 35 pengikut lainnya.