Hikmah sebuah besi…


Satu pernyataan dalam ayat 25 Al-Hadid yang sering kali kita ucapkan berbunyi: “Wa anzalna al-hadid fiihi ba’sun syadid wa manaafi’u linnaas…” (Dan Kami turunkan (Inggris: send down) besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia…) Dalam ayat tersebut Allah SWT menggunakan kata “anzalna” (kami turunkan), sama seperti ketika Allah berfirman dalam Surat Al-Qadr ayat 1: “Inna anzalnahu fii lailatil qadr…” (Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada malam qadar…)

Dalam Bahasa Indonesia, jelas ada perbedaan arti antara “menurunkan” (send down) dengan “menciptakan” (create). Menurunkan sesuatu adalah kegiatan memindahkan sesuatu itu dari atas ke bawah atau dari langit ke bumi, sedangkan kegiatan menciptakan sesuatu bisa dilakukan di atas langit atau di atas bumi. Memang, dalam hal ini, Al-Quran juga menggunakan kata “anzalna” dalam arti menciptakan atau menampakkan sesuatu yang tadinya tidak nampak.

Tapi, yang paling penting sesungguhnya, bagi kita sebagai orang-orang yang beriman, cukuplah dengan memahami makna “anzalna” dalam Surat Al-Hadid 25 itu saja sudah cukup untuk memantapkan hati kita, bahwa sesungguhnya urusan besi dan baja, urusan iron & steel making, urusan industri baja, urusan eksplorasi dan eksploitasi bijih besi, urusan pembangunan pabrik baja untuk kepentingan negara, urusan kerja di Krakatau Steel dan berbagai urusan yang terkait dengan industri baja adalah urusan yang sangat penting alias strategis banget. Tentu akan lebih mantap lagi keyakinan kita, jika kita dapat memahami kaitan antara tujuan penciptaan besi-baja dengan tujuan pengutusan para Rasul sebagaimana dijelaskan dalam ayat 25 Al-Hadid tersebut.

Secara lengkap salah satu terjemahan Al-Hadid 25 tersebut adalah sebagai berikut:
“Sungguh Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan neraca supaya manusia melaksanakan keadilan. Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia. Dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.”

Versi Bahasa Inggris dari terjemahan tersebut di atas antara lain seperti berikut:
“We have sent Our apostles with veritable signs, and through them have brought down scriptures and the scales of justice, so that men might conduct themselves with fairness. We have sent down iron, with its strength and diverse uses for mankind, so that Allah may know those who aid Him, though unseen, and help His apostles. Powerful is Allah, and mighty.”

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya… Tapi kenapa Jepang yang begitu serius membangun industri baja, meskipun dia itu tidak punya bahan baku sama sekali? Orang Jepang begitu sungguh-sungguh membangun dan meningkatkan kapasitas terpasangnya, karena boleh jadi mereka berfikir sesungguhnya bahan baku (bijih besi) itu tidak harus ada di dalam perut bumi mereka, tapi cukuplah bagi mereka bahwa bahan baku apapun yang dibutuhkan ada dalam fikiran mereka — iron ores are not in the earth, they are in our brains! Korea pun begitu! Orang Korea sangat meyakini bahwa sumber daya mereka boleh terbatas tapi kreatifitas mereka tak terbatas— resource is limited but creativity is unlimited! Mengapa India juga begitu serius memikirkan perkembangan pabrik baja mereka? Saking seriusnya, India memiliki kementrian yang kerjanya melulu mengurus soal baja — ministry of steel. Apakah mereka — Jepang, Korea dan India — lebih beriman daripada kita? Wallahu a’lam bishawab…

Ya Allah, berikanlah kemampuan kepada kami, berikanlah kemampuan kepada pemimpin-pemimpin kami, berikanlah kemampuan kepada Presiden dan Wakil Presiden RI, berikanlah kemampuan kepada Ketua MPR, kepada Ketua DPD dan kepada Ketua DPR, berikanlah kemampuaan kepada para menteri, para ahli dan tokoh masyarakat untuk memahami Surat Al-Hadid ayat 25. Ya Allah, kabulkanlah do’a saya ini, karena itulah yang bisa saya lakukan. Hanya KepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami memohon pertolongan. Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami. Amin…

sumber: http://www.krakatau-it.co.id

Iklan

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

One response to “Hikmah sebuah besi…”

  1. swsn says :

    asslm. Jupri ini sausan.
    Saya nge-tag jupri buat posting yg sama seperti yg saya buat.
    caranya, ke :
    http://adorabl3eswsn.blogspot.com/
    di Categories…pilih agama, terus baca postingan yg judulnya Boycotting israel.
    Di copy-paste sajalah.
    Syukron.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: