Tulus


mencari-cari makna sebenarnya dari ketulusan?

tak semudah searching di google…

memang ada banyak deretan kata yang tertuang…

Pengorbanan lah, ini itu lah…

semuanya menunjuk pada keikhlasan nurani.

Ya,… karena dengan keikhlasan hati dan nurani itu

adalah rahasia besar tegaknya daulah Islam di 2/3 dunia ini.

Ini bukan kebohongan kawan..

ini fakta…

Sejarahpun telah menuliskannya dalam lembar-lembar yang menjadi saksi bisu peradaban

Kini, masih adakah ketulusan itu dalam hatimu?

Ketulusan berbuat menghendaki kejernihan emosi, kecerdasan berfikir dan kelembutan hati. Ketulusan hati tak hanya sekedar simpati, ia melebihi empati. Menjadikan seseorang lebih mengerti akan arti sebenarnya dari sebuah pengorbanan. Ketulusan tiada henti saat ini sedang di cari. Betapa sulitnya mencari orang-orang yang benar-benar tulus mengemban amanah dakwah ini. Bukan hanya sekedar meneguk kenikmatan bergabung dalam jamaah dakwah akan tetapi yang dibutuhkan Islam adalah orang-rang yang tulus berdakwah. Tulus dengan sebenar-benarnya.

Ketulusan abadi yang tak kan tergoyah oleh materi duniawi akan menghantarkan kita pada kesucian hati sehingga  naungan kasih sayangNya takkan berhenti mengiringi langkah-langkah kita dan memberi angin kesejukan dalam setiap hembusan nafas kita….

dimanakah nurani ketulusan itu sekarang??

-Pukul 22.00 @ perpus asrama sambil mengerjakan essay untuk DM KAMMI besok-

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

One response to “Tulus”

  1. wahyu am says :

    Nice post🙂

    tulus = ikhlas bukan y?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: