Pohon Dakwah…


Jika dakwah ibarat pohon, ada saja daun-daun yang berguguran. Namun pohon dakwah takkan pernah kehabisan cara untul menumbuhkan tunas-tunas barunya. sedang dan yang berguguran itu tak lebih hanya menjadi bagian dari puing-puing sejarah. Namun ingatlah tak selamanya daun-daun itu berguguran -atau ingin menggugurkan diri- adakalanya daun itu rela untuk digugurkan untuk kelangsungan tumbuh dan berkembangnya pohon. seperti jati yang bertahan hidup dengan ‘pengorbanan’ daun. atau seperti angsana yang melepas berhelai dedaunnya di musim kemarau. Semua ada masanya, tak mungkin pucuk selamanya harus bertunas, juga tak selamanya biji akan menjadi buah.



Ketika ada yang mengatakan. “Dakwah ini tidak butuh antum, justru antumlah yang butuh dakwah ini. Ada atau tidak adanya antum Dakwah ini akan tetap berjalan.” Cobalah cek kembali lisan yang mengucap dan hati yang menggerakkan ucapan itu, adakah terlintas dalam hatinya kesombongan, keangkuhan untuk merasa dirinyalah yang lebih berhak berada dalam barisan dakwah. apakah pertanyaan di atas murni sebagai nasihat, atau justru wujud keangkuhan yang termanipulasi oleh kata-kata. padahal dalam hatinya berkata. “Dakwah ini tidak butuh antum, justru antumlah yang butuh dakwah ini.Dakwah ini akan tetap berjalan CUKUP DENGAN SAYA.”


Astaghfirullah, bisa jadi mereka yang merasa sakit hati ini, lama-lama akan menjauh dari komunitas, merasa tidak lagi dibutuhkan, merasa kehadirannya dianggap sebagai beban dakwah, merasa dirinya hna karena ada orang lain yang merasa diri lebih mulia. pada akhirnya, yang mulai kecewa dengan sikap individu dalam komunitas itu, semakin terkecewakan dengan nasihat yang tidak disampaikan dengan benar. wallahu a’lam

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: