Mengapa tak ditinggalkan saja?



Ketika yang dilihat..

Ketika yang dibaca..

Ketika yang dibicarakan..

Ketika yang didengar..

Ketika yang dilakukan..

ketikaketika tak(lagi) membuat semakin dekat kepada-Nya..Mengapa tak ditinggalkan saja?

 

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

2 responses to “Mengapa tak ditinggalkan saja?”

  1. serbamiliter says :

    Nice post gan ..
    tukeran link bisa ga ??

    jangan lupa saling berkunjung ya ..
    http://serbamiliter.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats

  2. guss says :

    kenapa ya? pertanyaan yang menggugah.. sip

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: