Yogyakarta-Ebiet G. Ade


Seperti debu
Tajam menerpa mata
Aku tersentak dari lamunan
Ketika ku buka tirai jendela

Seperti angin
Lembut menyusup jiwa
Aku terpejam ku hirup nafas dalam
Di gerbang kotaku Yogyakarta

Hari ini aku pulang
Hari ini aku datang
Bawa rindu bawa haru
Bawa harap-harap cemas
Masihkah debu jalanan
Menyapa akrab langkahku
Masihkah suara cemara
Mengiringi nyanyianku

Seperti bintang
Diam menunggu fajar
Aku berfikir untuk membangunkanmu
Bergumul dengan gelora nafasmu

Di sini aku ditempa
Di sini aku dibesarkan
Semangatku keyakinanku
Keberadaanku pun terbentuk
Masih aku pelihara
Kerinduanku yang dalam
Setiap sudutmu menyimpan
Derapku Yogyakarta
Setiap sudutmu menyimpan
Langkahku Yogyakarta.

 

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: