atmosfer hati di malam 10 Zulhijjah


“Kesetiaan adalah bintang dilangit kebesaran jiwa” (Anis Matta)

 

Pada Hajar kita belajar tentang kesetiaan. Kesetiaan pada Ibrahim yang meninggalkannya bertahun-tahun. Hanya menyisakan gemuruh padang dan sengat matahari yang menyiksa. Dipapahnya si kecil Ismail kesana kemari. Menanti…..

Entah berapa lama waktunya….

Yang pasti ia tetap menanti…

 

Meski didera ketidakpastian bersama hembusan debu-debu gurun yang menari-nari menggodanya melintasi waktu, namun ia tetap setia.

Setia pada Ibrahim…..

Bapak para Anbiya, yang lewatnya pula kita mulai belajar tentang makna qurban dan pengorbanan,,

 

Sleman::15-11-10::22.10

Gema Takbir bekumandang dibeberapa penjuru Jogja, menyambut 10 Zulhijjah 1431 H..

 

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: