Istirahat


Adakalanya istirahat membuat kita terlupa. Bahwa masih banyak pekerjaan-pekerjaan lain yang masih menanti untuk diselesaikan. Bahkan bisa jadi tumpukan masalah telah menanti dibalik hijab masa depan.

Istirahat adalah batas antara dua waktu kerja. Menjadi masa peralihan dari satu tugas untuk menuju kepada tugas yang lain. Istirahat bukan berleha-leha melupakan amanah yang ada, akan tetapi hanya sejenak saja memberikan hak anggota tubuh lain yang belum tertunaikan.

Dan sepertinya saya harus kembali menata istirahat saya yang sangat tidak teratur, hingga sore tadi telah menzhalimi hak-hak orang lain.
Rencananya, sore tadi akan mendampingi anak-anak dari rumah tahfidz untuk belajar matematika. Kebetulan diantara mereka ada yang menjadi korban merapi, sehingga ketika diiminta oleh salah seorang teman untuk mendampingi mereka, langsung saya iyakan. Namun kejadian tadi sore membuat rencana saya gagal. Karena kondisi fisik yang sudah kelelahan setelah praktikum pagi harinya, sesampainya diasrama mata ini langsung tertuju ke kamar. Tanpa mempedulikan siapa-siapa lagi. Langsung saja dalam sekejap saya menuju alam mimpi ^^.  Dan….
Terbangun menjelang maghrib, 3 sms dan 2 miscall tertera di layar hp. Astaghfirullahal’adzhiim..

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: