#19 Ramadhan: Diam tak selamanya salah….


Sering kita mendengar bahwa kenapa manusia memiliki dua telinga dan satu mulut. Karena kita diberi kesempatan untuk mendengar lebih banyak  daripada berbicara. Apalagi jika kata-kata yang keluar tersebut menagdung unsur kesia-siaan yang tak layak untuk disampaikan. Atau hanya sekedar menggunjing, mencemooh, menghasut dan akhirnya timbul prasangka yang tidak-tidak.

Mungkin banyak orang yang menganggap bahwa diam itu sebuah kekurangan dan sebuah aib, karena terkesan tak mau “blak-blakan” (hehe, kayak ax*s), tapi tak selamanya diam itu salah.

“diam itu adalah emas, diam adalah ibadah yang tanpa bersusah payah, diam adalah perhiasan bibir tanpa berhias dengan pemerah, diam adalah kehebatan tanpa kerajaan, benteng tanpa pagar, kekayaan tanpa meminta kepada orang, istirahat bagi kedua malaikat pencatat amal, penutup segala aib“

Jika terus bicara maka hati tak lagi peka mendengar “suara” orang lain karena tersumbat oleh suara sendiri. Apa yang keluar dari lisan kita, itulah kita. Lisan adalah manifestasi apa yang tersembunyi dalam hati. Kalau Allah saja sudah menutupi aib-aib kita pada orang lain, apakah kit sendiri akan membuka lebar-lebar aib kita pada orang lain. Kita punya potensi untuk menggunjing, punya potensi untuk menghina, punya potensi untuk menyakiti orang lain, tapi apakah akan kita gunakan potensi itu?

Kata orang ”Setan itu mencari sahabat sahabatnya dan ALLAH melindungi kekasih kekasihNYA” salah satu agar dicintai ALLAH dan menjadi kekasih ALLAH adalah dengan menjadi ahli dzikir dan sifat dari para ahli dzikir itu “diamnya dzikir, bicaranya dakwah” …

kekasih ALLAH itu diamnya dzikir, bicaranya dakwah, kan gitu yah?

*karena diam tak selamanya salah, mungkinkah saya menyampaikannya sekarang?. ah diam dulu saja lah….

Ba’da subuh dalam keheningan pagi, 06.15 WIB

Bojong, 19 Ramadhan 1432 H 

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Trackbacks / Pingbacks

  1. memutar waktu « .::PUTIH-KUNING-HITAM::. - September 27, 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: