Archive | Februari 2012

bedakan..


untuk para orang tua, atau para guru yang mungkin bertanya-tanya, “lho kok masuk insan cendekia bayar 32 juta, katanya full beasiswa?”, mohon untuk dicek lagi apakah itu MAN Insan Cendekia atau SMU Insan Cendekia.

Sepintas memang banyak persamaan:

1. yang satu bernama MAN Insan Cendekia Serpong, BSD (Bumi Serpong Damai) dan yang satu lagi SMU Insan Cendekia BSD (Boarding School Development).

2. logo MAN Insan Cendekia seperti diatas yang bagian kiri, sedangkan logo SMU Insan Cendekia yang sebelah kanan. (Jelas maknanya beda, kalau yg asli rangkaian logonya membentuk huruf “Insan” dalam bahasa arab, kalau yang KW hanya membentuk huruf “insa”

3. Kedua sekolah ini sama-sama berada di satu wilayah yang sama, Serpong, Tangerang Selatan. supaya lebih jelas buka web MAN Insan Cendekia di http://ic.sch.id/ sedangkan SMU Insan Cendekia di http://insancendekiabsd.co.id

4. Kedua sekolah ini menerapkan sistem boarding bagi seluruh siswanya.

Iklan

Pendaftaran siswa baru MAN Insan Cendekia tahun ajaran 2012-2013


Penerimaan Peserta Didik Baru dilakukan secara transparan, terukur, dan dapat dipertanggung jawabkan. Syarat mengikuti pendaftaran peserta didik baru sebagai berikut:

  • Pendaftar adalah peserta didik kelas IX MTs/SMP pada TP 2011/2012.
  • Usia pendaftar maksimal 17 tahun per 1 Juli 2012.
  • Pada kelas IX semester 1 tahun pelajaran 2011/2012 merupakan peserta didik terbaik pada madrasah/sekolah berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi kepala madrasah/sekolah asal (surat rekomendasi dibuat secara kolektif oleh kepala madrasah/sekolah asal peserta didik) dengan ketentuan: Madrasah/sekolah yang mempunyai rombongan belajar kelas IX sebanyak:

a. 1-3 kelas, berhak mengirim maksimal 5 orang peserta
b. 4-5 kelas, berhak mengirim maksimal 7 orang peserta
c. > 5 kelas, berhak mengirim maksimal 9 orang peserta

  • Khusus pendaftar yg memiliki prestasi di bidang sains pada kompetisi tingkat nasional dan internasional, seperti ikut serta OSN, LKIR, penelitian yang diselenggarakan Kemenag, Kemendikbud, LIPI, BPPT, Kemenristek, dapat diberikan rekomendasi dari Kepala Madrasah/Sekolah asal peserta didik secara individu di luar batasan poin 3 di atas.

Keterangan: rombongan belajar adalah jumlah total kelas IX pada madrasah/sekolah tahun pelajaran 2011/2012 termasuk di dalamnya kelas regular, kelas unggulan, kelas internasional, kelas bilingual, dan kelas akselerasi

sebagai tambahn, berikut ini saya lampirkan tulisan dari teman saya Ihwan Adam mengenai Insan Cendekia

Saat ini Insan Cendekia sudah mulai membuka pendaftaran tahun ajaran baru. Info lengkapnya bisa dibuka di sini. Tapi yang perlu diperhatikan adalah saat ini mulai berdiri lembaga pendidikan mulai dari SMP atau SMA yang menggunakan nama Insan Cendekia juga. Agar tidak salah atau tertukar, Insan Cendekia yang dicetuskan oleh Pak Habibie, berkoordinasi dengan BPPT dan mendapat support dari Departemen Agama  sehingga biaya sekolahnya gratis baru ada dua yaitu MAN Insan Cendekia Serpong dan MAN Insan Cendekia Gorontalo. Kedua MAN tersebut memiliki sistem pendidikan yang sama mulai dari aktifitas kesehariannya seperti hidup di asrama, guru-guru yang standby mendidik selama 24 jam, dan lain sebagainya. Walaupun setahu saya tidak belum ada lembaga yang mengawasi secara sistemik keberlangsungan ICS dan ICG (Semenjak dilepas oleh Pak Habibie, saat ini ICS dan ICG berada di bawah Depag dan dalam koordinasi dengan BPPT), namun karena keduanya dijalankan oleh para founder dari Insan Cendekia, sistem dan nilai yang ditanamkan di sana pun tidak jauh beda.  Jadi menurut saya, masuk ICS ataupun ICG tidak ada bedanya karena karakter lulusannya juga dibangun dengan sistem yang sama.

Nah, yang perlu dikenali adalah bahwasannya saat ini banyak lembaga pendidikan yang menggunakan nama Insan Cendekia juga. Berikut adalah beberapa contohnya, ada Insan Cendekia BSD (link website di sini), Insan Cendekia Al-Mujtaba (link website di sini), Insan Cendekia Sekar Kemuning (link website di sini), Insan Cendekia Al-Kausar (link website di sini), Insan Cendekia Al-Muslim (link website di sini), dan mungkin masih banyak IC lainnya yang saya tidak tahu. Yang perlu diperhatikan adalah selain Insan Cendekia yang di bawah koordinasi Departemen Agama, tidak ada yang Insan Cendekia lain yang gratis. Insan Cendekia Serpong dan Gorontalo gratis karena disubsidi oleh Departemen Agama. Yang berikutnya adalah dari segi kualitas atau sistem pendidikan. Insan Cendekia Serpong dan Gorontalo pada dasarnya dibangun dan dikembangkan oleh founder yang sama sehingga sistem pendidikan di kedua MAN tersebut bisa dibilang 11-12. Dari segi fasilitas asrama, aktivitas keseharian, guru yang sedia 24 jam, dan lain sebagainya, semuanya dirancang berdasarkan sebuah masterplan dan blueprint yang sama. Visi dari kedua MAN tersebut pun sama yaitu membangun generasi yang berkarakter dengan kemampuan Akademis dan Spiritual yang baik. Oh ya, sebelum menjadi Insan Cendekia, ICS dan ICG dulu namanya Magnet school. Filosofinya adalah dengan adanya Magnet school, akan banyak bermunculan IC-IC lain yang memiliki sistem pendidikan yang berkualitas dengan visi misi yang sama. Namun untuk Insan Cendekia yang lain saya sebetulnya kurang tahu darimana mereka menurunkan sistem pendidikannya, bagaimana visi-misinya, dan sebagainya karena memang tidak ada lembaga yang mengakreditasi atau menetapkan standar Insan Cendekia itu harus seperti apa. Akibatnya adalah semua orang berhak membangun sekolah dengan nama Insan Cendekia dan dengan sistem yang ingin mereka kembangkan sendiri-sendiri. Saya cuma tahu bahwa ada salah satu dari Insan Cendekia yang dibangun dan kepalai oleh beberapa mantan guru veteran di ICS sehingga saya cukup yakin terhadap sistem pendidikan dan kualitas pengajaran di IC tersebu. Akan tetapi saya tidak bisa menjamin bagaimana sistem Insan Cendekia selain IC yang lainnya karena memang di luar koordinasi dari ICS dan ICG.

Semoga informasi ini berguna bagi para orang tua murid atau para siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya di Insan Cendekia. Jangan nanti malah kaget katanya IC gratis tapi kok daftar ke IC yang ini disuruh bayar. Jadi kenali betul-betul Insan Cendekia yang dimaksud supaya tidak salah sangka ke depannya nanti :) Yang pasti IC yang berada di bawah naungan departemen agama dan IC yang gratis baru Insan Cendekia Serpong dan Insan Cendekia Gorontalo yang link pendaftarannya sudah saya cantumkan di atas.