Archive | April 2012

Cara bikin passport ?


Tips Umum:
1. Datanglah pagi-pagi sekali ke kantor imigrasi terdekat
2. Hari Selasa
3. Lengkapi Dokumen
4. Berpakaian Rapi Sopan dan Bersepatu
5. Bawa Alat tulis
6. Bawa Lem perekat
7. Siapkan materai 6000 (kalo dibutuhkan)
8. Hindari Calo dan Sabar

Dokumen Penting (semua asli dan fotocopy):
1. Akte Lahir
2. Kartu Keluarga yang masih berlaku
3. Kartu Tanda Pengenal (ktp/sim)
4. Ijasah Terakhir
5. Surat Nikah (bagi yang menikah)
6. Surat Rekomendasi Perusahaan/Instansi (asli aja)
7. Photo 4×6 2 lembar

Prosedur Umum Pembuatan Paspor:
1. Datang Ke Kantor Imigrasi
2. Ingat Bawa Dokumen Penting
3. Ambil Formulir di loket Pendaftaran (harusnya gratis)
4. Isi formulirnya (bisa baca tulis khan?)
5. Jika di isi pekerjaan swasta maka butuh Surat Rekomendasi (tulis aja wiraswasta)
6. Tempelkan photo 4×6 1lbr pada bagian depan PERDIM II
7. Masukkan semua berkas asli maupun fotocopy
8. Berikan ke Petugas di LOKET B2 (penerima)
9. Tunggu untuk dipanggil dan pengembalian berkas asli ke pemilik.
10.Pulang dengan membawa selembar kertas pendaftaran.

Prosedure Lanjutan Pembuatan Paspor:
1. Kita akan datang 3-4 hari setelah penyerahan dokumen
2. Jangan lupa bawa kertas pendaftaran
3. Serahkan kertas pendaftaran ke Loket B2 (loket awal)
4. Tunggu panggilan (cepet kok pas sepi cuma 15 menit)
5. Setelah dipanggil, kita menuju ruang Photo Biometric (antri)
6. Dandan yang rapi, bercermin kalo acak-acakkan
7. Berphoto, harus senyum nggak boleh nangis
8. Finger Print, photo 10 sidik jari tangan kita
9. Wawancara perihal arsip, dokumen dan tujuan imigran.
10. Bayar di loket pembayaran, minta kwitansi untuk pengambilan.
11. Tanda Tangan Paspor

Biaya Yang harus dikeluarkan:
1. Adminitsrasi: Rp. 5000
2. Paspor 24: Rp. 225.000
3. Paspor 48: Rp. 275.000

Pengambilan Paspor :
1. 3-4 hari kemudian bawa kwitansi sebagai bukti untuk pengambilan
2. Serahkan Kwitansi ke Loket B1 (penyerahan)
3. Tunggu hingga dipanggil
4. Tanda tangan Pengambilan
5. Simpan paspor dengan baik dan bawa pulang.
6. Selesai

 

berikut ada beberapa tips dalam ngurus paspor sendirian:

1. ngambil nomor utk serahkan berkas. Nah ane perhatiin kemarin, banyak calo2 yg belon dapet objekan itu ngambilin nomor2 tersebut buat dijual ke calon pemakai jasa mereka. Dan yg parahnya ada yg nggak ngerti ngambilin terus nomor antrian tersebut dan akhirnya cuma dibuang aja.. Pengalaman ngambil antrian jam 8:30 baru bisa masukkan berkas jam 13:30. 😦 Sebaiknya dateng sepagi mungkin untuk dapatkan nomor antri yg nomor awal2.

2. Dokumen KK, KTP, Akte lahir, paspor lama dan dokumen lain lain agan JANGAN sampe beda nama, karena akan jadi pertanyaan panjang. Misalnya “Budhi Susilo Abidin” (maaf ya cuma contoh saja jika ada yg namanya sama) di KTP taunya di akte kelahiran cuma “Bhudi” aja. di Ijazah terakhir “Budi S. Abidin”. Akan jadi pertanyaan dan bisa bolak balik ngurusin itu doang.

3. jangan termakan rayuan calo. Sejago jago2nya mereka ngurus kurang satu hari jamin diatas 1 jeti. ane sudah coba nanya sama Travel agent se biasa2nya itu 500 ribu dua hari kerja; sekarang urus2 dokumen, besok foto dan nunggu selesai.

4. Total ngurus sendiri itu cuma tiga kali dateng; pertama serahkan berkas (karena ane apes jadi setengah hari). 4 hari kemudian serahkan ambil berkas dan foto (45 menit). 3 hari kemudian dateng buat ambil (15 menit)

– untuk yang bikin baru harus cek KTP dulu (bayar 5rb)
– untuk suami istri harus bikin surat pernyataan suami istri (tempel materai)
– datang pagi-pagi sekali soalnya nomor antrian awal biasanya untuk calo2
jadi walaupun dateng pagi, nomor antrian bisa dapet nomor 80-an

Pada dasar nya :

1. kalo para agan punya waktu lebih, mo nambah pengalaman trus seneng bolak balik & menunggu di sana sih, gpp kl mo ngurus sendiri. ( minimal 3 x kedatangan, yaitu :

KEDATANGAN I :
sebisa mungkin sudah ada ditempat jam 06.00, silahkan buruan isi daftar antrian yang tersedia di dekat pintu masuk utama (ada petugas nya koq) dan letakan map / amplop yang sudah berisi data2 bersama2 dengan tumpukan berkas pemohon yang lain.

nah pasti nanti agan2 semua pd bingung, koq tumpukan berkas nya kebanyakan map berwarna kuning keluaran kantor imigrasi. beda sendiri ya? gpp koq, di situ cuman buat ngebooking nomor antrian ke loket 1 / loket permohonan. nanti setelah diberikan nomor antrian dan dikembalikan berkas nya ( sekitar jam 8 kurang 5 menit ),

silahkan kalo para agan2 mo beli map+formulir+materai (beli di koperasi yang ada di belakang gedung sebelah kanan, biasanya baru bukan jam 7.30an), nah trus diisi dah formulir dan surat pernyataan + tempel materai . + copy KTP + copy KK + copy Akte Lahir atau Surat Kenal Lahir + copy Ijazah SD atau SMP atau SMA + Surat Sponsor (Surat Pernyataan dari perusahaan tempat agan bekerja yang menyatakan bahwa agan benar karyawan perusahaan tersebut).

Trus kalo ada salah tulis dan ga bawa tip-x, jangan malu, minta lagi aj ama koperasi nya ( inget y, “minta !!!” ), karena pada dasar nya yang bayar tuh cuman map nya doang, kalo formulir & surat pernyataan sih gratis.

KEDATANGAN II :
kalo saat kedatangan I semua data sudah lengkap, pasti diberikan tanda terima untuk sesi FOTO & WAWANCARA keesokan harinya.

Nah, kedatangan ke II ini juga harus diusahakan sudah tiba di tempat jam 06.00. Tapi untuk x ini, langsung menuju LOKET 2, cobloskan TANDA TERIMA untuk wawancara pada tempat yang tersedia.

Trus nunggu lagi deh ampe jam 08.30 ( lebih lama 30 menit?? )
Di LOKET 2 ini, agan2 nunggu diberikan nomor antrian (antrian lagi??) ya gan ngantri untuk bayar biaya pembuatan paspor ( 200 rb u paspor 48 halaman & 50 rb u paspor 24 halaman + biometrik 55rb + sidik jari 15rb ). jadi total biaya resmi untuk paspor 48 halaman = 270 rb & 120 rb untuk yang 24 halaman.

Setelah bayar, tinggal nunggu 2 x lagi, yang 1x nunggu untuk pengambilan foto dan sidik jari dan nunggu yg ke-2 untuk sesi wawancara.

KEDATANGAN III
Setelah semua sesi selesai, silahkan DATANG UNTUK YANG KE-3 X nya, (biasanya 4 hari setelah sesi foto & wawancara) untuk mengambil PASPOR yang sudah ta’ sabar menanti diajak agan2 semua ke luar negeri.:maho

NB. :
– para agan harus paaanjang …. sabar kalo melihat para pemohon yang datang lebih siang dari agan tapi lebih dulu dilayani oleh petugas.
(“biasa gan, kalo bisa dipersulit, ngapain juga dibikin gampang ” & beda harga = beda pelayanan nya, mungkin itu prinsip yang dianut)

2. Kebalikan dari yang pertama, kalo agan2 mo bikin paspor tp udah ga punya waktu lagi buat ngurusin tetek bengek kaya begitu & ikhlas memberikan “sumbangan jasa” sekitar 250 – 300 rb, silahkan cari biro jasa yang telah dikenal.

passport 24 dan 48 hanya berbeda di jumlah halamannya saja, bila para juragan sering keluar negri ane saranin pake passport yang 48 halaman. lain kata passport 24 akan lebih cepat habis dibanding passport yang 48

 

sumber: agan-agan kaskuser

Iklan

memaksa diri


Ketika diri terasa berat untuk membuka mata hendak bangun shalat malam, PAKSA sampai dirimu terbangun, duduk, mengambil wudhu, dan mendirikan shalat.

Ketika diri terasa sangat ingin kembali berselimutkan kain tebal setelah subuh, PAKSA dirimu tetap terjaga hingga matahari muncul dari peraduannya.

Ketika diri terasa malas untuk mengambil barakah di waktu dhuha, PAKSA untuk kembali bersimpuh padaNya, membuka pintu-pintu rezeki yang ada.

Ketika diri enggan berlelah-lelah menuju majelis ilmu. PAKSA, DATANGI majelis ilmu itu, PAKSA kakimu melangkah hingga sampai pada tempatnya.

Ketika diri merasa nyaman dengan maksiat, PAKSA untuk segera mengakhirinya dan segera meninggalkan kehinaan tersebut.

Ketika diri takut kehilangan harta karena bersedekah, PAKSA tanganmu mengulurkan harta yang didalamnya ada hak-hak fakir miskin.

Ketika diri tak mampu menjaga pandangan mata dari yang terlarang, PAKSA alihkan pandanganmu, meski masih berat PAKSA hingga matamu tertunduk malu atas pengawasan ALLAH.

Ketika diri ingin sekali hidup bebas tanpa kesibukan, PAKSA untuk senantiasa ada aktifitas kebaikan, karena waktu luang hanya akan melenakan.

Keterpaksaan kadang diperlukan untuk melawan bisikan-bisikan syetan yang selalu menggoda kita untuk mengikuti ajakannya. Keterpaksaan bukan berarti kita tak ikhlas dalam setiap aktivitas, akan tetapi tahapan awal dalam belajar untuk istqamah dan berlanjut dengan pelurusan niat. Pun, ketika dahulu masa-masa kecil kita, semuanya bermula dari paksaan atas ke-tidakbisa-an dan ke-tidakmau-an. Hingga akhirnya menjadi kebiasaan, dan kemudian meningkat lagi menjadi kebutuhan.

“Surga itu dikelilingi dengan hal-hal yang tidak disukai (oleh hawa nafsu) dan sedangkan neraka itu dikelilingi dengan hal-hal yang disukai hawa nafsu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hidup ini adalah sebuah peperangan besar antara kebaikan dan keburukan. Pertarungan dahsyat antara keimanan dan kekafiran. Oleh karenanya, PAKSA diri untuk senantiasa mengisi waktu-waktu yang ada dalam aktivitas kebaikan, karena syaitan akan selalu berusaha menjerumuskan agar jauh dari jalan Allah SWT. PAKSA terus hingga kita bisa menjadi pemenang pertarungan tersebut, dan maut menjemput kita dalam keadaan Husnul Khaatimah. Aamiin…

“Apakah kamu mengira kamu akan dibiarkan (begitu saja), padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil teman yang setia selain Allah, RasulNya, dan orang-orang yang beriman. Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”(QS. At-Taubah:16)

Dirosat


Ada baiknya sesekali kita berkaca ulang. Menimbang kembali apa yang sedari dulu kita mau, apakah kini sudah terjadi. Atau apa yang kita mau di masa mendatang, bagaimanakah cara kita membuatnya nyata. Maka semua diawali dari seperti apa definisi kemauan kita.

Tidak mudah mendefinisikan apa yang kita mau. Sebab, itu dipengaruhi oleh banyak faktor. Semua itu akan sangat mempengaruhi bagaimana kita memilih untuk menjadi apa.

~Tarbawi~

mungkin..


yang salah bukan sistem atau jamaahnya, akan tetapi segelintir oknum yang salah dalam menyikapinya…

dan, daripada membincang salah dan masalah lebih baik kita bekerja saja… 

lillah, billah, ilallah

500 Tokoh Muslim Paling berpengaruh


Berikut ini saya hanya menampilkan tokoh-tokoh yang dari Indonesia saja, untuk lebih lengkapnya bisa mendownload dokumen di bawah ini.

(klo mau protes nama-namanya, ke pihak penyelenggara ya ~>themuslim500.com<~ , saya cuma mempublish disini :))

Edisi 2009:

1.Prof. Dr. Tuty Alawiyaah

2. Syafi’i Anwar

3. Azyumardi Azra

4. Haidar Bagir

5. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)

6. Syafii Maarif

7. Lily Zakiyah Munir

8. Dr. KH. Achmad Hasyim Muzadi

10. Helvy Tiana Rosa

11. Prof. Dr. M. Din Syamsudin

12. Hj. Maria Ulfah

13. Dr. Nasarudin Umar

14. Abdurrahman Wahid

15. Susilo Bambang Yudhoyono

Edisi 2010:

1.  Prof. Tuty Alawiyaah

2. Irfan Amalee

3. Haidar Bagir

4. Abu Bakar Baasyir

5. Anies Baswedan

6. Endy M. Bayuni

7. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)

8. Sri Mulyani Indrawati

9. Syafii Maarif

10. Sahal Mahfudz

11. Goenawan Mohammad

12. Husein Muhammad

13. Tri Mumpuni

14. Helvy Tiana Rosa

15. Quraish Shihab

16. Dr. KH. Said Aqil Siradj

17. Prof. Dr. M. Din Syamsudin

18. Hj. Maria Ulfah

19. Dr. Nasaruddin Umar

20. Susilo Bambang Yudhoyono

21. Nani Zulminarni

Edisi 2011:

1. Prof. Dr. M. Din Syamsudin

2. Anies Baswedan

3. KH. Achmad Mustofa Bisri

4. Syafii Maarif

5. Dino Pati Djalal

6. Sahal Mahfudz

7. Dr. Nasaruddin Umar

8. Prof. Tuty Alawiyaah

9. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)

10. Quraish Shihab

11. Haidar Bagir

12. Husein Mohammad

13. Sri Mulyani Indrawati

14. Tri Mumpuni

15. Helvy Tiana Rosa

16. Hj. Maria Ulfah

17. Endy M. Bayuni

18. Goenawan Mohammad

19. Abu Bakar Baasyir

20. Habib Rizieq Shihab

21. Dr. KH. Said Aqil Siradj

22. Susilo Bambang Yudhoyono

Cinta adalah argumentasi yang shahih untuk menolak…


Salman Al Farisi sudah saatnya untuk menggenapkan dien-nya. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita mu’minah lagi shalihah juga telah mengambil tempat di hatinya. Ada keingininan untuk mengungkapkan perasaan dan meminang gadis tersebut.

Ah, rupanya ia tak berani datang sendirian. Ia pun menjadikan Abu Darda, sahabat karibnya untuk menjadi “juru bicara” kepada orang tua gadis tersebut.

“Perkenalkan Saya adalah Abu Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman yang berasal dari Parsi. ”

Salman tetap terdiam, menahan gejolak yang ada di hatinya.

Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah, bahkan ia diberi kehormatan sebagai ahlul bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda,” ucap Abu Darda’ menyampaikan maksud dan tujuan.

“Adalah kehormatan bagi kami menerima kedatangan anda, sahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang sahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada putri kami.” Yang dipinang pun ternyata berada di sebalik tabir ruang itu. Sang putri shalihah menanti dengan debaran hati yang tak pasti.

Gadis itu pun meminta sang ibu untuk menyampaikan isi hatinya.

”Maafkan kami atas keterusterangan ini, dengan mengharap ridha Allah, saya menjawab bahwa putri kami menolak pinangan Salman.”


“Namun, jika Abud Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka putri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan,” kata si ibu perempuan itu melanjutkan perkataannya.

Si perempuan shalihah itu menolak lelaki shalih peminangnya karena ia mencintai lelaki yang lain. Ia mencintai si pengantar, Abud Darda’.

”Allahu Akbar!” ujar Salman mencoba meluapkan isi hatinya.

”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian,” lanjutnya tanpa ragu.

Luar biasa, ketegaran hati Salman hingga ia mengikhlaskan gadis yang dicintainya di pinang oleh sahabat karibnya sendiri. Bahkan, ia ikhlas menghibahkan seluruh mahar pernikahan yang telah ia bawa bersama Abu Darda.

Ketika kutahu bahwa dia tidak mencintaiku

Dan bahwa cintanya tak pernah tertuju padaku

Maka kuberharap dia tambatkan cintanya kepada yang selain aku

Agar dia merasakan kehangatan cinta dan bersikap lembut padaku.

(Hasan Ibn Hani’ dalam Kitab Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaaqiin)

wanita keadilan


bulan April, identik dengan momentum yang selalu ramai membicarakan tentang perjuangan inspiratif wanita Indonesia.

Semestinya para wanita Indonesia tak hanya belajar pada Kartini, yang ‘curhatannya’ kini melegenda. yang kumpulan surat-suratnya pada sang nyonya belanda kini menjadi icon perjuangan kaum wanita Indonesia. minazzhulumaati ilannuur… habis gelap terbitlah (cahaya) terang…

Para wanita Indonesia seharusnya juga belajar pada Malahayati. Laksamana Wanita pertama di dunia, yang dengan ‘keperkasaannya’ memimpin angkatan laut menumpas tentara Belanda, hingga gugurlah sang jenderal, Cornelis de Houtman…

pada Dewi Sartika, yang gigih memperjuangkan hak pendidikan kaum wanita. hingga dalam usia 10 tahunnya sudah menjadi guru inspiratif bagi teman sejawatnya di kepatihan.

mungkin juga pad Cut Nyak Dien yang dengan setia menemani perjuangan sang suami. yang ‘mahar’ pernikahannya adalah restu sang suami untuk menyertakannya dalam medan perang.

TAPI, para wanita Indonesia juga harus belajar dari bunda Fathimah, Ibunda Imam Syafi’i yang begitu tegar mengasuh sang anak sepeninggal suaminya, hingga lahirlah seorang putra yang hafal Al-Qur’an dalam usia 7 tahun dan sudah menjadi mufti saat usianya 15 tahun.,

juga pada Ummu Sulaim, yang telah mendidik putranya menjadi periwayat hadits paling terkemuka, hingga Rasulullah memberi gelar “singa” pada putranya.

pun begitu juga pada Asma binti Abu Bakr, yang dengan keberaniannya men-supply makanan dalam masa-masa persembunyian Rasulullah dan Ayahnya di gua Tsur, lalu ikut berhijrah dalam kondisi hamil tua yang teramat berat, hingga lahirlah putra Islam pertama di bumi Madinah, Abdullah ibn Zubair.

dan pada Khansa, ibunda para syuhada yang berpesan pada keempat putranya, “..Wahai anakku, carilah maut niscaya kalian dianugerahi hidup.”

Perjuangan wanita keadilan
menjadi tiang negara dan agama
landasan bagi generasi masa depan
dalam mengayun siap..
songsong fajar islam

melahirkan wanita indonesia
cedas dan bertakwa
berakhlak mulia dan berbudaya
cermin keagungan negara
Damai sejahtera terbentang
menyambut kau berjuang
wanita keadilan
pintunya terbuka untukmu
hai mujahidah
wanita keadilan

_Izzatul Islam_

karena dari para pemimpin hebat dan pejuang tangguh ummat ini ada sosok wanita hebat dibelakangnya yang selalu setia menyemangati dan menginspirasi.

Jum’at Mubarak,  13 -04-12

13.10 WIB