Jakarta Pagi ini


Awalnya indah sekali..

Kerlip lampu warna-warni menghiasi puncak menara-menara indah di pusat ibukota ini. pukul 3 pagi, jalan-jalanan pun masih sepi. Tentunya sepi dalam ukuran jakarta, berbeda dengan standar kota lainnya.

Sahut-sahutan adzan dari menara-menara itu kini mulai terdengar menyambut datangnya waktu subuh.Hilir mudik orang-orang yang katanya orang metropolis ini, ternyata masih banyak yang memadati shaf-shaf pertama masjid yang menjadi kebanggan Indonesia, Istiqlal. Ratusan orang tua, ibu-ibu sampai anak-anak pun turut memadati barisan terdepan shalat subuh.

Selang beberapa waktu kemudian, langit jakarta mulai membuka tabirnya. Lingkaran berwarna keemasan mulai tersingkap menyapa jutaan warga jakarta pagi ini.

Masih indah….

Dan saat matahari mulai meninggi, birunya langit yang indah dengan dihiasi puncak-puncak menara kebesaran jakarta berubah menjadi kelam. Bukan karena mendung pertanda akan turun hujan. Akan tetapi polusi yang bertebaran menggerogoti indahnya awan.

Masih indahkah??

Ah, ternyata menurutku masih indah. Apalagi jumat ini adalah hari terindah diantara hari-hari yang lain. Masih indah bila terdengar sayup-sayup murattal dari menara-menara masjid di tengah kepadatan dan kesibukan jakarta. Masih indah bila majelis-majelis ilmu tetap dipadati oleh banyak orang.

Karena jakarta masih indah, izinkan aku untuk merasakan indahnya jakarta hari ini. Meski indah bagiku mungki tak seindah orang lain.

Tetap berjuang #AyoBeresinJakarta.

Semoga ikhtiar hari ini indah pada akhirnya.

Masjid istiqlal, dengan panorama indah puncak monas memanjakan pagi.
07.42 WIB

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: