mengendalikan hawa nafsu


Hawa nafsu adalah dua pertiga jalan menuju neraka, maka dengan mengendalikan hawa nafsu adalah jalan terbesar menuju surga. Abu Dulaf al-Ijli-seperti yang dinukil oleh Ibnul Qayyim Aljauziyah dalam Raudhatul Muhibbin-nya- berkata:

“Betapa buruknya pemuda yang beradab luhur.

mengorbankan adabnya demi menuruti nafsu.

Kenistaan dia datangi, padahal dia mengetahuinya.

Kehormatannyapun ternoda karena perbuatan keji.

Setelah terkejut barulah kesadarannya pulih lagi.

Maka diapun menangisi waktu yang telah dilaluinya.”

Adakah kita mau menyesal di hari esok? 

Adakah kita akan menagisi hari demi hari yang kita lalui di masa muda dengan penuh kesiaan?

Ibnu Rajab berkata : “Barang siapa menjaga ketaatan di masa muda dan masa kuatnya, maka Allah akan memelihara kekuatannya disaat Tua dan saat kekuatannya melemah. Ia akan tetap diberi kekuatan pendengaran, penglihatan, kemampuan berpikir dan kekuatan akal”.

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: