Dilema #5 : Karena cinta aku masih di sini


Kalau bukan karena kata, tak mungkin dapat kugubah puisi… Kalau bukan karena cinta tak mungkin aku MASIH di sini…

Saya masih cinta, saya masih sayang. Dan akan selamanya cinta. Dan akan selamanya sayang. Biarlah serpihan kisah perjalanan ini menjadi saksi siapa yang benar-benar mencintainya dan siapa yang setengah hati atau pura-pura mencintai. Cinta itu bukan kepura-puraan, bukan kemanjaan, bukan mengharap balasan dari cinta yang diberikan. Tapi hanya ada satu kata cinta, memberi. Biarkan orang lain menilai cinta kita tak berarti, tapi kita sudah beri rasa hati yang dimiliki…

Cukup, Allah sajalah yang berhak menilai cinta kita. Kita sudah berusaha, penilaian Allah itulah yang paling adil dan menentramkan, bukan penilaian manusia yang semu dan kadang penuh ketidakadilan.

Cinta, hanya perlu pembuktian, bukan bermanis kata menutupi diri penuh keaiban….

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: