… ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu…


Mengapa manusia sering gelisah? Tak pernah tenang menghadapi perjalanan hidup yang sedang ia jalani?

Mengapa manusia tak pernah bersyukur atas segala keputusan dan peristiwa yang mewarnai garis kehidupannya?

Mengapa, ia yang katanya makhluk paling sempurna tak juga mengerti bahwa ada begitu banyak sekali hikmah yang diturunkanNya bersama beragam bentuk skenarioNya?

Mungkin, ada satu penghalang mereka seperti itu. Mereka?? Ah jangan-jangan aku juga. Aku yang sering tidak bersyukur, aku yang sering mengeluh, aku yang sering tidak puas, aku….. yang dhaif dan banyak dosa ini…… Seringkali tak mampu membaca makna disetiap tanda-tanda kekuasaanNya.

 

Dulu…. Dulu… sekali. Ada seorang remaja yang sangat memimpikan melanjutkan sekolah di SMA terbaik di kota seberang. Nilai ujiannya sudah sangat cukup. Uang? Meski tak mampu membiayai sendiri, ada orang yang berbaik hati menawarkan, “sudah daftar dulu saja, nanti masalah biaya kami yang mencarikan.” Namun, takdir berbicara lain.. akhirnya remaja itu ‘hanya’ bisa melanjutkan SMA di ‘sekolah kampung’.

Hati kecilnya bertanya, “Mengapa aku tak diizinkan untuk sekolah disana?”

Dalam keheningan ada sayup-sayup suara meyentuh bilik hati, “ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.”

Benarkah?? Entahlah.. Hari demi hari berlalu. Melewati beragam peristiwa yang mewarnai perjalanan hidupnya. Selang satu tahun kemudian, pertanyaan pertama itu terjawab. Oh.. rupanya benar apa yang ia dengar sayup-sayup di bilik hati kala itu,, “ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.”

Ia tak hanya diberikan sekolah terbaik di kota itu, tapi Madrasah terbaik negeri ini. Madrasah peringkat pertama di negeri ini. Madrasah kebanggan ummat dan bangsa yang konon katanya didirikan oleh bapak presiden yang jenius itu.

Ah, rupanya ia masih belum sadar. Ia masih melamun. Mencerna. Apakah ini jalan yang sudah ditetapkan baginya. Jalan yang mengantarkannya pada sebuah takdir lain yang menjadi jawaban atas kegelisahannya kala gagal masuk SMA impian. Ia menyadari, bahwa kegagalannya dulu merupakan penundaan atas jalan hidup yang lebih baik dariNya.

Jalan Allah memang yang terbaik. Skenario Allah merupakan yang sempurna. Manusia sering tidak bersyukur dan mengambil hikmah disetiap jalan hidup yang dialami. Padahal, disetiap guguran daun dan tetes hujan pun mengandung pesan-pesan tersirat yang menjadi pelajaran manusia. Saat kita gagal meraih mimpi, saat kita gagal menggapai cita, yakinlah bahwa kegagalan itu merupakan keberhasilan kita melewati proses dengan baik, justru ketika kita tak mau berusaha, ketika kita tak mau berproses, itulah kegagalan yang sebenarnya.

Ada banyak pertanyaan-pertanyaan yang baru akan kita temui jawabannya suatu saat nanti. Entah sebulan, setahun, dua tahun, bahkan bertahun-tahun….. Sikap kita sebagai hambaNya diuji saat mendapati takdir yang menurut kita kurang baik. Gagal masuk SMA impian, Gagal masuk PTN impian, Gagal diterima Perusahaan impian, Gagal mendapat Beasiswa, Gagal menang lomba, Gagal lulus tepat waktu dan kegagalan-keggalan lainnya. Lagi-lagi… mungkin itu definisi kegagalan yang kita artikan sendiri. Allah Maha Mengetahui atas semua masa depan kita. Dia yang telah mengatur jalan hidup ini. Berbuatlah yang terbaik, maka kitapun akan diberikan yang terbaik pula.

Disetiap ‘kegagalan-kegagalan’ itu selalu tersimpan makna “ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.”

Saat kamu gagal masuk SMA Impian,,, ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.

Saat kamu gagal masuk PTN Impian,,, ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.

Saat kamu gagal diterima kerja di perusahaan impian,,, ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.

Saat kamu gagal mendapat beasiswa studi lanjut,,, ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.

Saat kelulusanmu tertunda hingga berbulan-bulan,,, ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.

Saat amanahmu membuatmu harus berbagi pikiran antara kampus dan oganisasi,,, ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.

Saat… Saat setiap peristiwa yang menyapamu tak sesuai keinginan,,, ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.

Pun.. saya berpesan pada hati ini bahwa ada yang terbaik yang telah disiapkan untukmu.

 

_senja gerimis di pinggiran Jakarta

Sabtu, 23 Maret 2013 | 17.00 WIB

Tag:

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: