Kalau memang bukan iya… (1)


Kalau memang bukan iya…
Diri inipun sudah bersiap, jika pada akhirnya tidak.
Menyiapkan ruang kecewa, agar tak ada dinding hati yang retak.

Kalau memang bukan iya…
Hati ini pun selalu berusaha meyakini.
Bahwa ada takdir terbaik yg sedang menanti.

Kalau memang bukan iya…
Bukan alasan pembenaran untuk menjadi sedih.
Bukan pula berkata bahwa duka ini perih.

Kalau memang bukan iya…
Tak perlu lama lara berpanjangan.
Karena terlalu mahal tetes air mata berjatuhan.

Kalau memang bukan iya…
Ini bukan tentang kepasrahan.
Tapi tentang keteguhan dan keikhlasan.

Kalau memang bukan iya…

-Banjarmasin, 00.58 WITA
Masjid SDIT Ukhuwah

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: