kata tanpa suara


kata adalah setengah perwujudan hati..

ia menjadi pendamping bagi lisan yang kelu bicara, terjemah dari sekian rupa gemuruh yang kian mulai meluruh.

ia akan menjelma dalam kata-kata. dengan atau tanpa suara.

apa yang tertulis, merupakan apa yang sedang ia rasakan. apa yang diucapkan juga apa yang memang ingin ia sampaikan.

sayangnya, terkadang suara menjadi tersedak. terdiam. hening. tanpa sedikitpun mampu menggetar kesunyian.

Lalu, dengan apakah kau ungkapkan gemuruh yang kian mulai meluruh itu?

 

masih ada kata tanpa suara.

 

yang merona dalam bait-bait do’a….

dan pada saatnya nanti, kata tanpa suara itu akan berganti menjadi sebuah kata yang amat berat, yang diucapkan.

pada waktu yang paling tepat menurutNya.

26.04.14

masih dalam kata tanpa suara

 

 

 

Iklan

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: