Archive | Mei 2014

Aku mau jadi Bandungmu


Arya undur diri tanpa banyak lagi berkata-kata. Dia tampak lesu, tidak seperti saat pertama kali bertemu. Semua harapannya musnah seketika.

“Adam dan Hawa pernah terpisah lama,ya.” seruku.

Arya diam. Dia menoleh padaku.

“Tapi mereka bertemu lagi. Itu semua karena izin Allah. Aku rasa aku ini mengerti kenapa Allah memisahkan kita begitu lama dan membiarkan masing-masing dari kita menyendiri. Mungkin karena Allah menakdirkan kita untuk menjaga hati seperti apa yang kamu katakan. Mungkin Allah ingin langsung menyatukan kita dalam ikatan pernikahan yang sakral dan suci.”

“Jadi, maksud kamu?”

Aku hanya memberikan seulas senyum yang penuh makna pada calon imam yang telah kunanti sekian lama. Perlahan, bibir arya pun menyunggingkan senyum yang lama tidak kulihat.

“Aku mau jadi Bandungmu.”

 

~Kutipan Ta’aruf Cinta-Revika Rachmaniar | Penerbit Wahyu Media

 

hanya menuliskan kembali penggalan kisah yang ada di buku dan ter-bawa menemani perjalanan akhir bulan mengelilingi kalimantan.

30.05.2014

 

Iklan

Ust. Bachtiar Nasir – Visi Umat Rasulullah


Kejahatan yang paling jahat, kekejian yang paling keji adalah ketika kita menggunakan rezeki dari Allah justru untuk melawanNya. Kebodohan yang paling bodoh adalah ketika kita mengetahui bahwa Allah memberikan kekuatan dan kekuasaan pada kita, namun kita gunakan untuk menjauh dari Allah.

[Tonton Deh] Inspirasi Keluarga Al-Qur’an (hilya)


[Tonton Deh] Inspirasi Keluarga Al-Qur’an (hilya)
~AQL Islamic Center

berubah


Berubahkah aku hanya bila ada sesuatu
Terus aku pulang pada sikap sebelum kuberubah
Hanya sekedar sesuatu tak berapa lamapun itu
Jarang kuterendap dalam sikap dimana kuberubah

Tuhan aku hanya manusia
Mudah berubah lagi dalam sekejap
Tuhan aku ingin berubah
Dan kubertahan dalam perubahanku

-edcoustic

seseorang bisa dengan begitu cepat berubah. tanpa sebab yang dapat diketahui. entah berubah menjadi baik atau sebaliknya. seorang mahasiswa -mantan petinggi kampus-pun bisa saja berubah menjadi ‘rakyat jelata’ yang tak punya peran apa-apa. seorang aktivis syuro P4-PergiPagiPulangPetang-pun bisa menjadi seorang yang luntang-lantung tanpa kerjaan. seorang ketua lembaga yang meletup-letup semangatnya dalam membela dakwah pun, bisa tak bersuara lagi ketika sudah lulus kuliah. seorang yang anti pacaranpun bisa saja menghalalkan itu pasca kuliah. seorang yang berjilbab lebar pun, bisa saja mengecilkan jilbabnya, bahkan sampai melepasnya. dan masih banyak lagi seorang-seorang itu yang bila digabungkan bukan lagi satu dua orang. ada banyak fenomena yang terjadi tentang berubahnya seseorang menjadi sangat drastis dengan pembatas ruang dunia kampus.

sisi lain. seorang anak bandel yang sering bolos sholat jama’ah di asrama, kini menjadi ‘ustadz’ dikampusnya. seorang anak band yang tiap malam bolos kajian asrama, kini berubah menjadi pembela Islam terdepan. seorang yang dulunya tomboy tak berhijab, kini berhijab syar’i, dan juga masih banyak lagi seorang-seorang itu yang bila digabungkan bukan lagi satu dua orang.

dua fenomane berkebalikan itu terpampang satu persatu melintasi timeline dan dinding facebook yang saya amati akhir-akhir ini. kita pasti berubah dan harus berubah. tinggal ke arah mana perubahan itu. #SemangatPerubahan sajakah atau #SemangatPerbaikan?

 

25.05.14

5 hal yang membuat hidup kita sengsara


5 hal yang membuat hidup kita sengsara:

-mengerasnya hati

-bekunya air mata

-berkurangnya rasa malu

-cinta dunia

-panjang angan-angan

(Fudhail bin Iyadh)

24.05.14

lirih pengakuan


selalu.. kusadari dosa. dan selalu kuulang kembali.

namun engkau masih memberi kebahagiaan.

ku bukan hamba pilihan…

 

*sebuah lirik yang senantiasa di putar dari Radio ARH UI, tiap sore beberapa tahun lalu. entah judulnya apa. sampai hari ini pun aku tak tahu siapa penyanyinya dan apa judul lagunya. searching di google dan web tempat gudangnya lirik nasyidpun tidak ada. apa karena lagu ini terlalu lawas ya?

 

15.05.14

#SemangatPerbaikan


semakin hari.. detak detik semakin banyak berlalu.melewati berbagai rangkaian aneka peristiwa, yang saling tersambung menyusun kisah-kisah tak terduga. skenarioNya tak pernah bisa ditebak, bahkan oleh seorang penulis hebat sekalipun.

tersisa sebuah kenangan dalam tiap lakon yang pernah dijalankan. bahkan hingga kini, masih terselip rasa yang menyapa di sisa-sisa rindu akan masa itu. kata orang sih, “kamu nggak bisa move on“. iya, betul. bahkan ada sekeping harap bisa kembali mengulang masa yang pernah disiakan itu. ada segenggam bara yang ingin kembali dihidupan, sebelum ia legam membeku.

terlambat? mungkin…. tapi bukankah kita masih ada karena Dia ingin hidup kita ini lebih baik dari sebelumnya?

masih ada kesempatan, dan selalu ada harapan.

#SemangatPerbaikan

09.05.14