Menikmati Kesunyian eps-2


Dalam sebuah perjalanan, adakalanya kita perlu utuk berhenti sejenak. Melihat kembali tapak-tapak terukir. Menata kembali arah yang mulai melenceng. Mengisi kembali ruang hati yang mulai lelah dipenuhi kecemasan, kebingungan, kesedihan.

Berhenti sejenak untuk menghibur diri, bahwa sudah panjang jalan yang dilalui. Sudah beribu batu terjal dilewati. hingga kini. Dan kamu.. bisa melewati.

Berhenti sejenak, meski dalam kesunyian.

Mungkin itulah yang terbaik. Tanpa keriuhan, tanpa tepuk tangan, tanpa sorot mata tatapan orang-orang.

Berhenti sejenak, dalam kesuyian. Dalam bahagia penuh keabadian.

3 Ramadhan 1443H

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: