Arsip | Kampus RSS for this section

Pemandu Ospek Teknik 2008


gk kerasa udah 3 tahun lebih tu poto, dan sekarang pasti lagi musim2nya adek2 juga nyiapin hal sama untuk menyambut generasi selanjutnya.

kata seorang dosen: “Yang kita wariskan bukanlah harta yg banyak, tapi generasi yang jauuuh lebih baik dari kita.”

Penerimaan Mahasiswa Baru UGM 2020 (part 1)


28 Mei 2020

Kabar baik datang menghampiriku. Setelah suka cita idul fitri aku rasakan seminggu yang lalu, Alhamdulillah kabar menggembirakan datang dari kampus impianku, Universitas Gadjah Mada.

Penantian selama hampir sebulan ternyata berakhir indah dengan pengumuman kelulusanku di kampus biru itu. Aku bersama 4 teman lainnya, hamid, taqih, nisa dan risa Alhamdulillah berkesempatan untuk masuk UGM tanpa tes. Entah apa nama jalurnya, karena kata guruku tahun ini sistemnya sudah berganti lagi dari sebelumnya yang bernama snmptn.

Aku diterima di fakultas Hukum, Hamid dan Risa di Fakultas Kedokteran, Taqih di Fakultas Teknik, sedangkan Nisa di Fakultas Psikologi.

Tak lama setelah pengumuman itu, sebuah mention masuk ke account twiiter ku:

“Assalamu’alaikum @fadhilzha , Selamat bergabung dalam keluarga besar UGM 🙂 , slmt yah sudah di terima d I FH UGM “

Setelah ku cek ternyata itu adalah account twitter sebuah lembaga dakwah kampus di UGM.

Lho,kok kakak-kakak tingkatku sudah tau kelulusanku, padahal infonya baru saja kudapat.Sebuah notifikasi di facebook juga muncul di message fb ku, dengan redaksi yang hampir mirip seperti di twitter tadi.

“Assalamu’alaikum Fadhil Zaahid Anwar, Selamat bergabung dalam keluarga besar UGM :),  Jika perlu bantuan untuk mencari info kos atau yang lainnya, bisa menghubungi kami di CP 0812982615XX .”

Lagi-lagi ku berpikir, subhanallah, begitu perhatiannya kakak-kakakku di UGM sana. “Aku yang tinggal jauh di pelosok Padang ini sudah disambut begitu baiknya oleh mereka. “ bathinku dalam hati.

13 Juni 2020

Pukul 08.00

Aku dan keempat teman lain dari sekolahku berangkat menuju Yogyakarta untuk melengkapi berkas registrasi. Kami berangkat pagi-pagi dari Bandar Udara Internasional Minangkabau pukul 08.00 WIB, diperkirakan baru sampai ke Adisucipto International Airport pukul 15.00 sore nanti karena harus transit dulu ke Jakarta.

Pukul 15.30

Akhirnya, kami tiba di jogja. Sesampainya di pintu keluar bandara, handphone ku bordering,

“sudah sampai mana dek?”

“ini baru saja keluar dari pintu Arrival kak.”

“oh gitu, kakak tunggu di pintu penjemputan ya. Kakak pake jas ugm.”

“baik kak…”

Telepon dari kakak yang ku dapat nomornya di facebook kala itu. Rencananya kami berlima akan dijemput dan diantarkan langsung ke kontrakan yang sudah mereka carikan untuk kami. Kalau tak salah,  aku, hamid dan taqih di daerah Karanggayam, sedangkan risa dan nisa di Pogung Baru. Sampai di sini, aku ­ber-subhanallah lagi, betapa mulianya jasa mereka. Rela mengorbankan waktu untuk menjemput kami sampai mencarikan kontrakan, apalagi pagi tadi, sang kakak itu baru saja ada uas 2 mata kuliah.

Setelah keluar dari pintu utama bandara, kami menemukan sekumpulan kakak-kakak berseragam almamater berwarna agak ke abu-abuan, sedangkan di sebelahnya juga ada kakak-kakak berjilbab yang mengenakan jas serupa, “mungkin itu jas almamater ugm.” pikirku.

Ku hampiri mereka,

“maaf, ini kakak-kakak dari ugm?”

“oh iya, kalian mahasiswa baru dari padang ya?” sahut salah seorang diantara mereka.

Kami disambut begitu hangatnya, kegembiraan seperti saudara yang bertemu kembali setelah sekian lama berpisah, bahkan kehangatan itu seperti kakak dan adik sungguhan. Tak lama bercengkerama, sekedar saling memperkenalkan diri, kami langsung di antar ke kontrakan masing-masing dengan sepeda motor. Pas sekali, ada 3 kakak yang putra  dan 2 kakak yang putri.

Sesampainya di kontrakan, kami diperkenalkan dengan penghuni kontrakan lain yang juga merupakan mahasiswa baru. Mereka baru saja pagi tadi sampai di kontrakan itu. Zaenal dan Harits, mahasiswa MIPA asal Cirebon.

 14 Juni 2020

Inilah udara pagi jogja yang pertama kali kurasakan. Pagi-pagi buta kami sudah mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus, maklum jadwal registrasi sudah dibuka jam 7. Karenanya kami harus cepat-cepat berangkat  supaya tidak terlalu lama mengantri.

Kami berlima janjian di bunderan UGM untuk ketemuan, karena semua berkas yang diperlukan dikumpulkan di Risa.

Setelah selesai proses registrasi, kami berlima berencana keliling kampus untuk sekedar melihat-lihat seperti apa kampus ugm ini. Dulu, kami hanya bermimpi akan masuk ke kampus terbesar di Indonesia ini, dan kini, mimpi itu menjadi kenyataan. Meski kata orang, kalau masuk ke UGM itu ‘dosa’nya juga banyak, karena telah menghambat orang lain yang punya mimpi-mimpi jauh lebih besar tapi terhalang masuk ke ugm karena kita. Ah, tapi kami yakin, kesempatan itu akan bisa kami optimalkan sebaik-baiknya, bahkan bisa lebih baik lagi.

Kami berjalan menelusuri kampus kampus sebelah timur GSP. Dari fakultas ekonomika dan bisnis, filsafat, psikologi, ilmu budaya hingga fakultas hukum. Fakultas tempatku nanti menuntut ilmu.

Tiba-tiba ada seorang kakak putri yang menyapa kami,

“sedang keliling ugm ya dek?”

“eh, iya kak.” Mungkin kami begitu jelas terlihat sebagai mahasiswa baru, makanya kakak itu berani langsung menyapa.

“oiya kak, mau Tanya kalau fakultas kedokteran yang mana ya?” sahut risa ingin tahu juga dimana fakultasnya.

”hmm, mari kakak antar saja, kebetulan kakak juga mau ke arah sana.”

Sepanjang perjalanan kakak itu menjelaskan tentang kondisi kampus, tentang kegiatan mahasiswa, bahkan sampai atmosfer dakwah di kampus biru ini. Risa dan Nisa pun juga tampak sudah akrab dengan kakak tersebut. Kami menelusuri jalan kesehatan, konon katanya dulu jalan ini masih dipenuhi lalu lalang kendaraan umum, tapi kini sudah banyak terlihat pejalan kaki dan pesepeda yang melintasi jalan tersebut. “Alhamdulillah, kini ugm tak seperti dulu, rame dengan kendaraan.” Tutur kakak itu.

“Nah, itu dia fakultas kedokteran, nanti di sebelahnya ada fakultas mipa dan seberang rumah sakit ini fakultas teknik, mbak cuma bisa nganter sampe sini ya, soalnya mau ada jadwal tasqif di masjid itu.” Ujar kakak itu sambil menunjuk masjid besar nan mewah berlantai tiga. “Masjid Mardliyyah Kampus UGM.”

 

….bersambung.

memoar 25 Desember 2011


Mungkin beginilah perasaan Rasulullah dan para sahabat saat kalah dalam perang uhud. Dalam malam yang sunyi, dibawah langit yang cukup cerah malam ini, ikhwan-ikhwan mulai dibariskan di gelanggang dengan kondisi suara tertinggal 800-an suara…

Dimulai dengan sedikit taujih, perlahan para ikhwan mulai menitikkan air mata, tapi kita tetap harus keluar dari gelanggang dengan wajah yang tegap.

Pemberi taujih berkata, “setahun yang lalu, 2 tahun yang lalu, kita keluar dari gelanggang ini dengan takbir. Sekarang, apakah kalian berani meneriakkan takbir malam ini?”

Kamipun menjawab dengan agak berbisik, “berani!.”

Maka, malam ini gelanggang berhasil diguncangkan dengan takbir yang menyejarah…

jazakumullah khair atas kerja keras dan do’a antum sekalian….

kita semua telah menjadi pelaku sejarah dari dakwah kampus UGM. Tetap tersenyum, esok hari kita akan menyambut era baru dakwah kampus UGM.
ALLAHU AKBAR!!!!!

ujung-malam

Info Beasiswa Studi Etos Dompet Dhuafa Tahun 2011


Beastudi Etos adalah beasiswa investasi SDM yang mengelola biaya untuk pendidikan, pembinaan dan pelatihan serta pendampingan mahasiswa. Saat ini tersebar di 9 wilayah dan 11 PTN dengan penerima manfaat sebanyak 874 orang, terdiri dari 397 penerima manfaat aktif dan 477 alumni. Penerima manfaat Beastudi Etos selanjutnya disebut sebagai Etoser.

Pada Juli 2010, Moh. Dhanar Such Rufi Fajri (Etoser ITS) dan Dyah Septyandari (Etoser UGM) meraih medali emas pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXIII yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementrian Pendidikan Nasional.

Fasilitas Etoser:

Penggantian biaya masuk PTN
SPP semester 1 dan 2
Uang saku Rp 400.000,00 – Rp 450.000,00 per bulan selama tiga tahun
Akomodasi asrama selama tiga tahun. Asrama adalah media pembinaan dan pendampingan intensif para Etoser guna mencetak pribadi dan komunitas produktif. Asrama juga dikelola untuk meningkatkan kebersamaan dan loyalitas Etoser dan menjadi bagian dari sistem kerja utama program Beastudi Etos
Pelatihan, pembinaan dan pendampingan 4 domain (agama, akademik, pengembangan diri, sosial) selama 3 tahun. Secara umum ada tiga bagian pembinaan, yaitu pembinaan asrama (harian), pembinaan rutin (pekanan) dan pembinaan nasional (tahunan). Pelatihan, pembinaan dan pendampingan ini dilakukan berdasarkan kurikulum berbasis kompetensi untuk pengembangan prestasi.

Seleksi penerima Beastudi Etos diadakan setiap tahun, dibuka pada bulan Januari. Sejak 2011, quota penerimaan adalah sebanyak 150 mahasiswa per tahun.

Tahapan seleksi sebagai berikut :
1. Seleksi administratif
2. Tes tulis & wawancara
3. Home visit
4. Seleksi masuk PTN

Persyaratan Umum :

Lulus SMA/ sederajat
Akan mengikuti seleksi masuk PTN program S1
Diterima pada PTN dan jurusan yang direkomendasikan Beastudi Etos

Persyaratan Khusus :

Berasal dari keluarga tidak mampu
Melampirkan surat keterangan tidak mampu dan slip gaji/surat keterangan penghasilan dari ketua RT atau DKM setempat
Melampirkan Daftar Riwayat Hidup/ Biodata
Mengisi dan menandatangani akad Beastudi Etos
Melampirkan fotokopi raport SMA semester 1 – 5, STTB (bagi yang sudah lulus), Kartu Keluarga, KTP/ Kartu Pelajar
Pas Foto 4 x 6 sebanyak 2 lembar
Foto rumah (tampak keseluruhan, dan bagian dalam)
Membuat tulisan tentang perjalanan kisah hidup

Biodata dan Akad Beastudi Etos dapat diunduh di sini

Contact Person Panitia Daerah :

Padang
Meifal Rusli (0812 6695 3417) atau Parwanto (0852 6396 7234)
Asrama Beastudi Etos Padang : Kelurahan Kepalo Koto no.43, Kec. Pauh, Padang 25163

Jakarta :
Abdurakhman (0813 1084 5934) atau Ali Mulyadi (021 3433 7848, 0857 8174 2926)
Asrama Beastudi Etos Jakarta : Jl. Merak No. 6 RT. 03 /02, Kel. Beji Timur, Kota Depok 16424

Bogor :
Setyo Budi (0813 1760 6699), atau Robbi (0852 1565 7054)
asrama Etos (0251) 862 6633
Asrama Etos Bogor : Jl. Kampus Dalam IPB Dramaga, Babakan Raya 4 No. 68 RT 7/RW 3, Kec. Dramaga, Kab. Bogor 16680

Bandung :
Gantina Rahmaputri (0857 2339 2542, 0878 2193 7797) atau Nur Ahmadi (0813 1288 8188)
asrama Etos (022) 250 8235
Asrama Etos Bandung : Jl. Ciheulang 89 Sekeloa 40134

Semarang :
Effendi Nugroho (0811 272 6772) atau Pariman (0852 2699 2485)
Asrama Etos Semarang : Jl. Banjar Sari, Gang Iweni Sari No. 18 Tembalang, Semarang 50275

Yogyakarta :
Murwantoko (0878 3811 5905), Fauziatul Muslimah (0857 2979 0039), Dunilah (0857 2936 4921)
Asrama Etos Yogya : Jl. Kaliurang KM 5,6 Gg. Pandega Duksina CT 1 No. 14 A, Depok Condong Catur, Sleman, Yogyakarta 55281

Malang :
Abdul Khaqim (0856 4955 2474), Harisah (0857 4950 3783), Ajeng (0852 3457 7714)
Asrama Etos Malang : Jl. Watu Gilang 1 No.19, Ketawang Gede, Lowokwaru, Malang 65145

Surabaya :
Nurul Aisyah (0856 4812 6140), Sayyid Bashori (0857 3077 9358), Muamar Khadafi (0852 301 41 990)
Asrama Etos Surabaya : Jl. Keputih Gang 3 no.47, Sukolilo Surabaya 60111

Makasar :
Anwar (0811 417 504), Ranto Ari P (0852 9964 6620), Misbahuddin Azis (0813 5585 4858), Rahmawaty (0852 4273 6427)
Asrama Etos Makassar : Komplek BTN Asal Mula Blok D5/5, Kel. Tamalanrea Indah, Kec. Tamalanrea, Makassar 90245

Samarinda:
Dompet Dhuafa Samarinda (0541 748711), Sapar (0856 5424 1078)
Unit Layanan Dompet Dhuafa Kalimantan Timur
Jl. Camar No. 98 RT. 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda

More Info : http://lpi-dd.net

Hasil Perhitungan Suara Pemira UGM 2010


Hasil Akhir Penghitungan suara Capresma UGM:
Sabtu, 25 Desember 2010, pukul 19.45 WIB 

1. LUTHFI HAMZAH HUSIN —> 4037 suara (37,74%)
2. IRWAN RIZADI —> 1546 suara (14,45%)
3. BUDI RAHARJO —> 1303 suara (12,18%)
4. YUSRO —> 981 suara (9,17%)
5. ARYA BUDI —> 816 suara (7,63%)
6. RARAS —> 737 suara (6,89%)

Tidak Sah —> 889 suara (8,31%)
Abstain —> 387 suara (3,62%)

::Dirilis oleh Partai Bunderan UGM::

Pemira Legislatif 

1. BUNDERAN —->2452 suara (24,79%)
2. MACAN KAMPUS—> 1376 suara (13,91%)
3. KAMPUS BIRU —> 1359 suara (13,74%)
4. BOULEVARD —> 948 suara (9,58%)
5. SAYANG MAMA —> 879 suara (8,89%)
6. SRIKANDi —> 656 suara (6,63%)
7. BALAIRUNG —> 564 suara (5,7%)
8. PKM —> 358 suara (3,62%)
9. FLP —> 305 suara (3,08%)

Logos Alisjahbana


 

sudah setahun kita bersama, adakah rasa rindu menyelimuti hati-hati kita?

@Depan Tugu Teknik UGM, Agustus 2009