adil sejak dalam pikiran


Kalau sesuatu disampaikan oleh orang yang punya kuasa dan legitimasi, ramai sahut bersahutan merespon, kalau hanya disampaikan oleh remah-remah rengginang, abaikan.

~ memoar sang penjilat

The Art of Thinking Clearly


Pada dasarnya setiap orang rentan mengalami kesalahan dalam berpikir. Namun bukan berarti kita tidak berusahan untuk menjadi lebih baik lagi. Dalam buku The Art of Thinking Clearly karya Rolf Dobelli disebutkan beberapa tipe kesalahan dalam berpikir:

  1. Survivorship Bias: Kesalahan logika karena kita hanya fokus pada orang/benda yang sukses saja dan mengabaikan yang gagal.
  2. Sunk Cost Fallacy: Kecenderungan orang untuk terus bertahan dalam kondisi yang buruk, walaupun kondisi di masa depan sulit membaik. Hal ini terjadi karena orang tersebut sudah terlanjur menghabiskan banyak waktu, uang, energi untuk bertahan.
  3. Confirmation Bias: kecenderungan mencari informasi yang mendukung pemikiran atau prinsip yang di anut sebelumnya. Dan menyingkirkan fakta yang bertentangan.
  4. Illusion of Control: Kecenderungan untuk percaya hal yang dikontrol, padahal tidak.
  5. Social Proof: Kecenderungan seseorang untuk mengikuti mayoritas. Kita merasa perilaku kita benar apabila mayoritas orang melakukan. Cenderung tidak ingin terlihat berbeda.

Mengetahui penyebab bias pikiran tidak memuat kita jadi kebal atau tak mungkin terpeleset dalam bias pikiran tersebut. Namun, hal tersebut bisa membuat kita menjadi lebih bijak dan berusaha memiimalisir dampak bias pikiran yang negatif.

Bogor, 21/6/2022

sibuk ≠ produktif


Kenapa kita sibuk?

Ada 2 hal yang bikin kita ngerasa sibuk banget.

  1. Busy Bandwagoon: Ada pressure bagi kita untuk selalu menyelesaikan to do list, dan merasa bersalah jika satu atau sebagiannya tidak dikerjakan.
  2. Infinity Pool: Hal yang sering muncul mengganggu aktivitas kita, semacam kolam konten yang ga ada habisnya. misal scrolling story orang lain, yang kalau kita habiskan 8 jam sehari pun tidak akan pernah selesai.

Jake Knapp & John Zeratsky, salah satu toko dibalik hadirnya Gmail dan Youtube menulis sebuah buku berjudul Make Time: How to focus on what matters everyday.

Ada kurang lebih 87 tips yang dijelaskan dalam buku tersebut. Namun secara sederhana, kumpulan tipsnya terbagi menjadi 4 konsep besar:

  1. Highlight: Cari satu aktivitas yang jika itu dikerjakan, kita langsung merasa produktif dan puas mengerjakan itu. Biarpun capek secara fisik namun menghadirkan semangat secara mental.
  2. Laser: Singkirkan hal-hal yang memang tidak menjadi tools pendukung aktivitas keseharian kita. Jikapun ada, cari yang betul-betul works dan mendukung pekerjaann kita.
  3. Energize: Mencari cara untuk me-recharge kembali fokus, pikiran dan raga kita untuk selalu on fire.
  4. Reflect: Evaluasi apakah ada aktifitas yang memang tidak diperlukan. Mana yang perlu dieliminasi dan mana yang perlu tetap dijaga untuk menjadi sebuah habit.

Bogor, 15-Juni-2022

satu persen


Kutipan gambar di atas berasal dari buku “Atomic Habits” karya James Clear. Dalam buku tersebut, beliau menjelaskan bahwa untuk melakukan perubahan besar dimulai dengan perubahan-perubahan kecil (atomic). Dan untuk memulai perubahan kecil itu perlu konsistensi yang cukup panjang. Satu persen perbaikan setiap hari, mungkin belum terlihat perubahannya di hari ke-2, ke-3 dan seterusnya, namun jika perubahan-perubahan kecil itu di akumulasikan dalam jangka waktu yang panjang, terlihatlah bahwa usaha yang ditempuh mencapai hasil yang tak terduga sebelumnya dalam tren exponensial.

tak sadar


sebetulnya hanya cukup punya hati dan pikiran untuk menngetahui.

adakah ruang-ruang kemanusiaan itu penuh kehangatan.

atau memang sengaja tertutup debu-debu kedengkian, kesombongan, dan maaf (kesongongan: another level of sombong).

berharap manusia untuk sadar akan apa yang mereka perbuat adalah percuma. karena mereka tak pernah mau sadar. ataukah tak memiliki hati dan pikiran?

kini, semakin jelas. bahwa level seharusnya yang kita tempuh bukanlah berharap pada manusia, tapi pada sang pemilik hati dan pikiran manusia, Allah SWT

07-06-2022

masih adakah alasan?


berkali-kali Ramadhan berlalu.

berkali-kali itu pula kau beralasan sibuk.

beralasan kelelahan, pergi pagi pulang malam.

hingga waktu istirahat malammu masih kau gunakan.

untuk menyelesaikan beragam persoalan.

dalam masa-masa penuh tantangan.

kini, waktu telah tersedia panjang.

tiap saat kau bisa lantunkan.

tak ada alasan pulang malam.

tak ada alasan kelelahan.

tak ada alasan banyak urusan.

masih adakah alasan?

untuk tidak mengkhatamkan Al Qur’an.

26 Ramadhan 1433H

Menikmati Kesunyian eps-4


selama ini.. ku mencari-cari teman yang sejati.

buat menemani perjuangan suci.

Teman Sejati – Brothers

ya, itu adalah sepenggal bait lagu yang di populerkan oleh Brothers. Singkat dan dalam maknanya. Bahwa hidup ini butuh seorang teman. dalam level kehidupan manapun, dalam lingkup apapun.

Ketiadaan teman yang mensupport adalah sebuah musibah, dan yang lebih menjadi musibah lagi adalah bila teman yang ada di samping kita bukan malah menjadi support system, melainkan menjadi penelikung ulung. Berpura-pura dalam satu frekuensi, tapi sejatinya penuh intrik menjijikan.

Ya Rabb, jauhkan kami dari segala fitnah dunia ini.

17 Ramadhan 1433H

Menikmati Kesunyian eps-3


Kamu pernah punya teman yang senantiasa disupport, diberi “panggung”, tapi justru dari belakang diam-diam dia mengkhiananti kita?

Jika ada, bersabarlah. Sabar dalam keimanan dan ketaqwaan.

Tidak ada keberkahan dalam pencapaian dunia, jika diperoleh dengan menjerumuskan orang lain. Tidak ada keberkahan dalam pencapaian dunia, jika diperoleh dengan mempecundangi orang lain.

ishbiruu..

11 Ramadhan 1433 H

Menikmati Kesunyian eps-2


Dalam sebuah perjalanan, adakalanya kita perlu utuk berhenti sejenak. Melihat kembali tapak-tapak terukir. Menata kembali arah yang mulai melenceng. Mengisi kembali ruang hati yang mulai lelah dipenuhi kecemasan, kebingungan, kesedihan.

Berhenti sejenak untuk menghibur diri, bahwa sudah panjang jalan yang dilalui. Sudah beribu batu terjal dilewati. hingga kini. Dan kamu.. bisa melewati.

Berhenti sejenak, meski dalam kesunyian.

Mungkin itulah yang terbaik. Tanpa keriuhan, tanpa tepuk tangan, tanpa sorot mata tatapan orang-orang.

Berhenti sejenak, dalam kesuyian. Dalam bahagia penuh keabadian.

3 Ramadhan 1443H

Menikmati Kesunyian eps -1


seorang bijak berkata:

“jangan biarkan kesunyian itu berlalu sia-sia. Justru itulah waktu untuk mengupgrade diri. Mengevaluasi salah di masa lalu, dan mempersiapkan hari esok yang lebih baik.”

hampir beberapa kali ramadhan berlalu, kamu sibuk. sekarang Allah istirahatkan kamu, supaya lebih banyak lagi tilawah dilantunkan, ilmu yang dipelajari, dan waktu untuk keluarga yang lebih besar.

Allah sayang kamu.

2 Ramadhan 1433H

Quote Buya Hamka


Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.

Buya Hamka

#JumatMubarak

hari terberat


Kamu bisa melewati hari-hari teberatmu. Bukan karena kamu hebat, tapi ada kasih sayang Nya yang selalu meliputimu.

Tiada kesulitan, selama masih mendapat Rahman Nya. Sesulit, sebesar apapun masalah yang kamu hadapi, jangan pernah lupa untuk mengingatNya. Meminta pertolongan dariNya.

penting


bukan pesan nya yang tidak penting,

tapi kamu nya yang tidak penting.

balada sebuah ketimpangan, memilah dan memilih sebuah pesan. hanya terbuka bagi yang berkepentingan. dan tentunya satu pemahaman.

24/03/2022

jika memang


Jika memang sudah suka, 1000 kebaikan akan direkayasa. Jika memang sudah benci, 1000 keburukan akan dicari-cari.

js-2022

Itu berlaku jika preferensi suka atau tidak suka berdasar tafsiran dan nafsu manusia. Yang perlu kita tanya adalah: “apakah Allah suka dengan perbuatan kita?”

Bogor, 23-03-2022. 18.30

Cukup Allah


Cukup Allah saja. Yang berhak menjadi sandaran kita. Tempat bersimpuh, tempat mengadu, tempat mengeluh.

Mengadu ke manusia, justru semakin terhina. Mengeluh meratap terisak.. tak ada guna. Hanya jadi bahan pelengkap bahan tertawaan mereka.

Kalau memang sudah dasarnya dijatuhkan, mau berusaha bangkit, tetap saja jadi bahan cemoohan. Dihinakan.

Bangkitlah dari keterpurukan hanya karena Allah. Hanya untuk Allah. Karena Dia sebaik-baik tempat kita berharap.

Biarlah manusia memuaskan diri dalam keangkuhannya. Manusia-manusia yang tak terima untuk dikoreksi. Yang kebenaran hanya miliknya semata.

Kita…., hanya berusaha.

Benar salah bukan dalam ukuran manusia. Benar salah adalah menurut pandanganNya. Cukup itu saja.

Hasbunallah wa ni’mal wakiil.

RS Hermina Bogor, 22/03/22 20.00 WIB

melancholia


JIka muram biasanya merujuk kepada saat kamu merasa tidak kompeten dan kesedihan tidak berujung. Jika terus tenggelam dalam kesedihan, pada akhirnya kamu akan mencapai titik terendah. Seperti keadaan kosong. Ada cahaya disini. Begitu melepaskan semuanya, kamu bisa memimpikan awal yang baru. Kamu bisa melihat hal-hal yang belum pernah terlihat. ~ melancholia

orientasi


ada saja di antara kita yang mengasosiasikan amal akhirat dengan hasil duniawi.

padahal tujuan amal akhirat itu bukan utuk duniawi semata. dunia hanyalah efek samping, bonus, yang atas kuasaNya diberikan pada kita. Tapi itu bukan tujuan utama. bukan yang diharapkan.

lalu, mengapa masih ada yang mempertanyakan?

mungkin karena ia terbiasa dengan orientasi dunia.

12/11/2021

hidup


hidup adalah kumpulan peristiwa. lembaran berjuta cerita yang tak usang dimakan usia.

adakalanya sedih dan gembira. adakalanya tertawa dan kecewa. adakalanya dipercaya dan disia-sia.

adakalanya dibutuhkan dan dibuang. adakalanya dipuji dan dicaci. adakalanya disanjung dan dirundung.

semua berlalu, berputar melewati masanya masing-masing. tiap episode diperankan oleh kumpulan manusia.

tentu… semua yang telah terjadi sudah menjadi takdir. masa depan adalah kesempatan untuk terus memperbaiki hidup dan kehidupan ini lebih baik. dengan atau tanpa pemeran lama.

30/10/21

tiga doa


ada tiga do’a di awal hari ini:

agar tetap dalam keimanan.

agar tetap dalam keislaman.

agar tetap dalam keberkahan.

Yaa Rabb… kabulkanlah.

jauhkanlah hamba dari penghambaan terhadap makhluk.

22/09/21

kata tanpa suara


kata adalah setengah perwujudan hati..

ia menjadi pendamping bagi lisan yang kelu bicara, terjemah dari sekian rupa gemuruh yang kian mulai meluruh.

ia akan menjelma dalam kata-kata. dengan….. atau tanpa suara.

apa yang tertulis, merupakan apa yang sedang ia rasakan. apa yang diucapkan juga apa yang memang ingin ia sampaikan.

sayangnya, terkadang suara menjadi tersedak. terdiam…hening… tanpa sedikitpun mampu menggetar kesunyian.

Lalu, dengan apakah kau ungkapkan gemuruh yang kian mulai meluruh itu?

masih ada kata tanpa suara.

yang merona dalam bait-bait do’a….

20/09/21