#12 Ramadhan: Witing Tresno Jalaran Soko Kulino…


Saya mulai jatuh cinta… pada kampung ini. Pada anak-anaknya.

Saya mulai jatuh cinta… pada keceriaan mereka. Senyum dan keluguan mereka.

Saya mulai jatuh cinta… pada kebersamaan mereka, keakraban dan persaudaraannya.

Saya mulai jatuh cinta… kadang tangis pun jadi bagian dari canda tawa mereka.

Saya mulai jatuh cinta… anak-anak, yang entah besarnya nanti seperti apa.

Saya mulai jatuh cinta… pada kedamaian, pada keheningan malam, pada setiap hempasan angina yang megorbitkan layang-layang di angkasa.

Ah, bahkan saking cintanya, tiap saya harus pulang-pergi jogja tempo hari, sempat terpikir, apakah saya bisa bertemu mereka lagi? Suatu saat nanti.

Memang benar apa kata orang jawa, “Witing Tresno Jalaran Soko Kulino” adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Jawa, yang kalau diartikan dalam Bahasa Indonesia artinya menjadi “Cinta tumbuh karena terbiasa”. Memang kalau dipahami maksudnya, akan bisa dimengerti bahwa cinta itu akan bisa tumbuh karena terbiasa. Terbiasa bertemu, terbiasa bersama-sama. Kalaupun mungkin pada awalnya cinta itu belum tumbuh, tetapi karena sering bertemu dan sering bersama-sama akhirnya cinta itupun mulai tumbuh.

 

Bojong, Malam ke-12 Ramadhan 1432 H

Pukul 21.00 WIB

Iklan

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Trackbacks / Pingbacks

  1. memutar waktu « .::PUTIH-KUNING-HITAM::. - September 27, 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: